27
Jun

Strategi Pemasaran Offline Yang Patut Dicoba

Walaupun saat ini jualan online sering digaungkan, strategi jualan offline tidak boleh ditinggalkan. Strategi jualan yang baik merupakan kombinasi antara strategi jualan online dan strategi jualan offline dimana masing-masing saling mendukung bisnis Anda.

Berikut ini strategi jualan offline yang bisa Anda terapkan untuk bisnis Anda

Menyebar katalog atau brosur

Katalog atau brosur menjadi senjata dalam berjualan offline. Walaupun tidak melihat produk fisiknya, paling tidak calon pelanggan memiliki gambaran produk yang Anda tawarkan. Anda juga harus konsisten untuk membagikan brosur kepada kerabat, saudara, teman terdekat Anda.

Ketika membuat selebaran brosur, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya ialah tampilan yang harus menarik. Oleh karena itu, tampilan desain harus menyertakan gambar produk yang diambil dengan sudut gambar yang menarik. Selain itu, Anda harus memastikan bahwa percetakan yang Anda pilih adalah percetakan yang terbaik sehingga warna pada brosur yang dikehendaki sesuai. Anda juga turut memperhatikan kata-kata kunci yang menjadi inti jualan Anda.

Kartu Nama

Selain selebaran brosur, kartu nama merupakan alat promosi jualan offline. Dengan kartu nama, Anda bisa menjalin komunikasi dengan calon pembeli atau calon mitra bisnis Anda. Anda juga bisa membagikan kartu nama sembari menyebarkan brosur agar target Anda bisa menghubungi sewaktu-waktu.

Berpartisipasi dalam acara offline

Anda bisa berpartisipasi ke berbagai acara offline seperti seminar maupun bazaar. Di acara offline ini, market yang memiliki minat sama akan berkumpul. Walaupun cara ini akan langsung bersaing dengan kompetitor, Anda tak perlu khawatir karena kompetitor turut berperan untuk mengedukasi market. Anda juga bisa mempelajari strategi mereka.

Sponsor Acara

Apabila Anda memiliki dana lebih, Anda bisa menjadi sponsor acara komunitas. Strategi jualan offline ini akan mendapatkan target audiens yang lebih luas, serta memperluas bisnis dengan minat yang sama. Di kegiatan seperti ini, booth, katalog atau brosur dan kartu nama merupakan senjata yang ampuh.

Membuka Toko Offline

Jika memungkinkan, Anda bisa membuka toko offline yang berfungsi sebagai sebuah tempat untuk mendisplay produk-produk yang Anda jual. Selain untuk mendisplay, toko ini juga bisa digunakan sebagai tempat transaksi secara langsung. Bagi sebagian orang, toko offline akan menciptakan trust bagi calon pelanggan. Contohnya adalah apabila Anda berjualan parfum, calon pembeli cenderung untuk datang langsung ke toko untuk memilih beberapa varian. Ada juga orang yang lebih memilih untuk mencoba langsung sepatu yang akan dibeli daripada membeli secara online yang memiliki risiko ukuran terlalu kecil atau terlalu besar.

Promosi Keliling Pakai Mobil

Berjualan menggunakan mobil merupakan strategi cerdas untuk saat ini. Dengan berjualan menggunakan mobil, Anda bisa memilih tempat-tempat strategis tanpa menyewa toko yang biaya sewanya sangat mahal. Anda bisa memodifikasi mobil Anda sesuai dengan barang yang Anda jual, misalnya:  Jualan keliling tahu bulat dengan jualan di mobil pick up, uat food truck dengan jualan di mobil van,  Jualan keliling oleh-oleh dengan jualan di mobil MPV, Jualan keliling hasil kreasi dengan jualan di mobil MPV, Jualan keliling sayuran dengan jualan di mobil pick up, maupun Anda bisa menempelkan stiker di bagian mobil Anda. Anda bisa menggunakan tips menjalankan jualan keliling dengan cara jualan di mobil:  sesuaikan modifikasi mobil dengan barang yang akan anda jual, pilih tempat untuk mangkal atau berhenti yang strategis, buat jadwal mangkal yang teratur, 

Semoga enam strategi jualan offline di atas dapat membantu meningkatkan omzet bisnis Anda. Selamat mencoba!